Persiapan Menjelang Puasa Ramadan 1438 Hijriyah

mosque-722621_640-01

Coba tengok kalender bulan Mei 2017 ini. Sudah menjelang bulan suci Ramadan, bukan? Tak terasa, ya. Rasanya baru saja berada di  awal  tahun 2017, eh … tiba-tiba sudah bulan Mei aja, sudah waktunya dekat puasa Ramadan pula.

Tempus fugit. Time flies!

Bersyukurlah kita masih diberi kesempatan untuk berjumpa dengan Ramadan kali ini. Semoga, ya. Nah, boleh dong kita mulai bahas persiapan apa saja untuk menyambut bulan suci umat Islam ini? Secara di supermarket dan minimarket sudah mulai rapi berjajar sirup-sirup dan aneka kue kering dan biskuit kaleng. Hawanya sudah Idul Fitri aja nih.

Ok, berikut hal-hal yang wajib kita persiapkan menjelang puasa Ramadan:

  1. Memohon maaf

Biasanya nih seminggu menjelang puasa Ramadan timeline media sosial bakal ramai dengan ajang permohonan maaf di sana-sini. Iya sih, baik juga kita meminta maaf kepada siapapun agar hati dan jiwa kita sudah suci bersih sebelum menjalankan ibadah tahunan ini. Tapi akan lebih afdal jika mendahulukan orang-orang di dunia nyata di sekitar untuk kita mohonkan maafnya. Sempatkan untuk mencium tangan suami atau mengecup dahi istri sambil meminta maaf. Begitu juga kepada orang-orang dekat yang kita kasihi mulai dari orang tua, kakak, adik, oom, tante, dll. Barulah setelah itu kita tulis status permohonan maaf kepada teman-teman di dunia maya.

  1. Jaga stamina

Persiapan kesehatan fisik itu penting sekali mengingat puasa adalah bukan hanya ibadah spiritual namun juga ibadah fisik. Rasa lemas dan lunglai terutama di detik-detik menjelang berbuka itu harus segera diantisipasi. Usahakan mulai berolah raga teratur dan memerhatikan asupan makanan.

  1. Persiapan batin

Puasa itu bukan hanya dilakukan barang sehari-dua hari tapi sebulan penuh. Bila kita menjalaninya tanpa rasa ikhlas karena satu dan lain hal yang muncul tiba-tiba, tentulah kegiatan puasa akan menjadi aktivitas yang menyiksa. Pasti rasanya tak nyaman, ‘kan?

  1. Setel alarm untuk sahur

Bila Anda tergolong pekerja yang sibuk, persiapan setel alarm pada gadget bisa mulai Anda atur jauh-jauh hari sehingga saat di hari H Anda tak lagi bangun otomatis di saat Subuh namun lebih awal karena harus menyiapkan menu sahur.

  1. Kumpulkan resep sahur praktis

Karena waktu sahur itu lumayan singkat (tergantung dari jam berapa Anda bangun dan memulai masak), maka memasak menu sahur yang ribet penyajiannya tentu tak disarankan. Bila sisa lauk semalam masih layak dimakan tentulah Anda cukup memanaskannya menjadi menu sahur. Namun bila tak ada lagi sisa lauk, pilihan Anda hanyalah beli sate ayam di sekitar lingkungan rumah, masak mie instan atau mengolah bahan-bahan yang ada di kulkas menjadi menu sahur. Di sinilah Anda memerlukan bantuan resep sahur praktis. Boleh dikoleksi mulai dari sekarang lho. Oh, mau menu delivery aja dari resto fast food yang ngetop itu? Boleh juga lah sesekali. Terserah gimana budget-nya aja kok. Tapi Anda harus pastikan pesanan Anda diantar sebelum waktu Imsya’ tiba, ya.

6.  Stok makanan cepat saji seminggu sebelum puasa

Produk mentah olahan semacam nugget, sosis, kornet, sarden kaleng hingga french fries itu boleh banget Anda simpan di kulkas sebagai menu darurat. Anda pasti paham ‘kan, makanan semacam itu memang tak sehat dikonsumsi secara rutin. Tapi bila malam sebelumnya Anda lupa belanja maupun cek stok logistik akibat kelelahan atau hal lain maka saat mata Anda terbuka di dini hari dan langsung ingat bahan masakan sudah ludes itulah saatnya produk makanan di atas dapat menjadi pertolongan pertama pada menu sahur Anda. Oh iya, stok telor ayam juga, ya. Penting.

7.  Belanja logistik

Pastikan persediaan beras cukup setidaknya untuk makan sahur dini hari itu bersama keluarga. Beli bumbu masak instan untuk berbagai menu, seperti: opor ayam, gulai, rawon, nasi goreng, sayur asam, soto, rendang, dll. Bumbu dalam kemasan sachet jumbo seperti ini jelas menghemat waktu dan tenaga Anda untuk memasak. Jangan sampai tiap hari Anda kelelahan akibat panjangnya waktu memasak. Dan yang penting: pilih waktu belanja di luar jam sibuk. Anda pasti hapal ya, betapa panjangnya antrian di semua kasir di supermarket saat H-1 jelang Ramadan. Jangan sampai Anda ikutan antri bila hanya beli satu item. Asli enggak worth it banget lah sama perjuangan antrinya.

8.  Reading time

Pengenalan sejarah puasa dan kisah-kisah nabi layak disampaikan kepada anak-anak. Penuhi rak buku dengan buku-buku religius. Ajak anak membaca bersama dan bacakan kisah kepada anak yang lebih kecil. Bukan hanya anak-anak yang butuh siraman rohani. Dengan melakukan kegiatan tersebut, Anda juga merasakan sejuknya relung hati karena membaca kisah-kisah indah itu bersama anak-anak. Coba luangkan waktu, ya.

9.  Belajar mengaji

Tadarus bersama keluarga tentulah terasa lebih kompak esensi religiusnya. Bila hal ini dilakukan sebelum puasa maka anak-anak sudah terbiasa melakukannya di saat Ramadan. Oh, anak-anak sudah les ngaji di luar? Ya, enggak apa juga sih. Rutin tadarus kan baik untuk melancarkan bacaan juga. Pilih waktu ba’da subuh untuk tadarus agar anak-anak tak langsung kembali tidur selesai sahur.

10.  Koleksi lagu-lagu rohani

Bila Anda masih harus mobile di jam-jam menjelang berbuka, tentunya lagu-lagu rohani favorit dapat menjadi teman perjalanan yang menenangkan. Latih kesabaran di saat lalu-lintas macet. Alihkan rasa kesal dan marah dengan bersenandung bareng Maher Zain. You will feel better, right? 

Semoga hal-hal di atas dapat menginspirasi Anda dalam melakukan persiapan bulan suci Ramadan tahun ini. Beberapa poinnya juga self reminder buat saya sih. Mari kita raih kemenangan dengan menjadi insan yang lebih baik di muka bumi.

MOHON MAAF LAHIR BATIN.

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADAN

 

Lots of Love,

Frida Herlina

Advertisements

19 thoughts on “Persiapan Menjelang Puasa Ramadan 1438 Hijriyah

  1. Daku memohon Maaf lahir bathin ya .. mbakku sayang, menyambut bulan puasa bukan cuma supermarket aja yg udh jual berbagai kebutuhan u puasa, tp iklan2 di tv juga xixixi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s