Dari Sinetron Hingga Serial Televisi Favorit Era ’80-’90-an

Sebagai generasi yang diperjalankan masa kanak-kanak dan abegenya di tahun ’80-an hingga ’90-an tentunya saya punya tontonan favorit di televisi. Apalagi di masa itu televisi swasta mulai bermunculan mendampingi TVRI Menjalin Persatuan dan Kesatuan dan bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia tanpa syarat. Well, ya tentunya syarat utama harus ada listrik lah, ya. Syarat kedua ya harus punya tv. Aduh, ribet ya. >.< Jadi maksud saya, siaran tv swasta bisa dinikmati di seluruh pelosok NKRI yang dialiri listrik, mengingat masih ada beberapa wilayah di Bumi Pertiwi ini yang belum terjangkau listrik, ‘kan?

Jadi gini, zaman dulu tuh untuk bisa nonton RCTI harus pakai decoder. Akhirnya bebas, enggak pakai decoder lagi. Saya termasuk generasi yang menikmati kebebasan itu alias belum pernah nonton tv swasta via decoder.

Nah, decoder itu apa?

Nggak. Saya bukannya mau bahas decoder di sini, yak. Aduh rempong, deh.

Saya mau bahas acara tv favorit di zaman itu, ya. Seputar sinetron dan tv series a.k.a serial tv. Kalian udah lahir kah di tahun tersebut? 😄😅

1. OSHIN

Oshinind

Ini adalah serial tv Jepang yang dibintangi oleh Ayako Kobayashi, Yūko Tanaka dan Nobuko Otowa yang ditayangkan stasiun tv NHK dari 4 April 1983 sampai 31 Maret 1984 itu akhirnya mendarat tayang di tanah air di tahun ’80-an juga dengan sistem dubbing. Kala itu saya masih usia SD, lho. Hihihi … Saya paling suka nonton Oshin pas dia masih kanak-kanak. Wajahnya polos dan pipinya gembil merona merah. Gemes! Tapi kisah hidupnya getir karena sejak kecil tuh Oshin pekerja keras hingga akhirnya dewasa dan punya toko kue sendiri. Nah, pas Oshin dewasa ini kisahnya mulai bertaburan romance gitu deh. Kisah yang bikin hati anak SD dag-dig-dug lihat Oshin dipeluk dan dikecup suaminya. Ahak-ahak … 😋😅 Nonton Oshin membuat saya melihat Jepang sebagai negara dingin yang selalu bersalju. Namun seketika menjadi negara indah dengan bunga-bunga Sakura yang bermekaran di musim panas. Tekad saya, kelak kaki saya harus menjejak di tanah negeri Matahari Terbit itu. Aamiin. Eh, tapi yang bikin genggeus, di akhir cerita selalu muncul Oshin tua yang asyik bercerita kepada cucunya tentang masa lalu. Yap, serial Oshin ini memang penuh alur kilas balik maju-mundur … cantik.

2. THE COSBY SHOW

_20170424_042112

Ini serial tv keluarga Afrika-Amerika favorit banget karena lucu sekaligus mendidik. Sitkom yang ditayangkan sejak 1984 – 1992 di negeri Paman Sam ini menuai sukses juga saat tayang di tanah air. Kisah lucu dan menarik yang digulirkan memang seputar keluarga dr. Cliff Huxtable (Bill Cosby) bersama istrinya yang pengacara, Claire (Phylicia Rashad) bersama kelima anak mereka yang lucu, konyol, sensitif, cuek yaitu: Sondra (Sabrina Le Beauf), Denise (Lisa Bonet), Theodore (Malcolm-Jamal Warner), Vanessa (Tempestt Bledsoe) dan Rudy (Keshia Knight Pulliam).

Kisah sitkom ini memang mengangkat tema kehidupan sehari-hari yang ada kalanya lumayan receh gitu. Tapi di situlah kepiawaian sineas luar yang mampu meramu kisah receh menjadi tontonan yang sarat manfaat bahkan kerap membuat tersenyum. Sstt … Sitkom ini mampu bertahan hingga season 8, lho.

Yang jelas, Cliff Huxtable memang digambarkan sebagai sosok ayah yang humoris dan easy going sehingga anak-anaknya bebas curhat apapun kepadanya. Sedikit OOT ya, ketika awal nonton sitkom ini dulu saya merasa janggal melihat melihat anak perempuan dengan kucir rambut yang lucu kok diberi nama Rudy. Yap, ternyata si bungsu Huxtable ini bernama lengkap Rudith Lillian Huxtable. Well …

3. SMALL WONDER

200px-Smallwondercast

Sitkom dengan polesan science-fiction yang ditayangkan sejak 7 September 1985 hingga 20 Mei 1989 ini sukses merebut hati saya yang saat itu masih kanak-kanak. Saya suka dengan film fantasi semacam ini. Bahkan akhirnya mendambakan punya robot seperti Vicki.

Siapa itu Vicki?

Vicki (Tiffany Brisset) adalah robot berwujud anak perempuan ciptaan seorang insinyur bernama Ted Lawson (Dick Christie). Joan Lawson (Marla Pennington), istri Ted merasa terbantu dengan adanya Vicki karena dia memang diciptakan untuk menjadi asisten rumah tangga. Tak hanya mengurusi rumah, Vicki juga bersahabat karib dengan Jamie Lawson (Jerry Supiran), anak semata wayang keluarga Lawson, bocah berumur 10 tahun. Kisah mereka diwarnai juga dengan keberadaan Harriet Brindle (Emily Schulman), tetangga mereka, seorang anak perempuan seusia Jamie yang memang naksir Jamie. Hahaha … Eh, tapi Harriet ini memang ngeselin bin nyebelin, sih. Karakternya genggeus abis. Saya rasa Emily yang masih belia saat itu memang sukses membawakan peran Harriet dengan cukup apik.

4. MY SECRET IDENTITY

_20170424_053114

Serial tv bergenre science fiction-drama dari Kanada yang tayang sejak 9 Oktober 1988 hingga 25 Mei 1991 di negeri asalnya ini sukses mencuri perhatian saya ketika tayang di tanah air. Apalagi kalo bukan pesona Jerry O’connel yang memegang peran utama sebagai Andrew Clements. Diceritakan bahwa Andrew adalah seorang abege 14 tahun yang memiliki kekuatan super. Alih-alih terkena radiasi sinar gamma seperti Bruce Banner sehingga menjadi Hulk, Andrew justru tanpa sengaja terkena sinar photon ketika mencari dr. Benjamin Jeffcoate, seorang ilmuan yang menjadi sahabat dekatnya yang juga tetangga sebelah.

Apa itu photon?

Photon is a quantum of electromagnetic radiation,usually considered as an elementaryparticle that is its own antiparticle and that has zero rest mass and charge and aspin of one. Symbol: γ [noun] (dictionary.com)

Kekuatan super apa yang diperoleh Andrew akibat sinar photon?

Well, Andrew could run fast like a flash.

Andalannya sih itu selain dia juga bisa terbang dengan bantuan aerosol spray. Andrew menyembunyikan kekuatan supernya itu dari Erin Clements (Marsha Moreau) adiknya dan juga ibunya, Stephanie Clements (Wanda Cannon). Yang pasti, Andrew menggunakan kekuatannya untuk melawan kejahatan, menolong orang lain dan juga memecahkan masalah pribadinya.

Idola yang ideal banget ‘kan Andrew Clements itu buat abege seperti saya? Ahak-ahak … ^.^

Jadi, itulah serial tv yang berkesan di masa lalu saya. Terpampang nyata sekali ya, kalo tontonan saya tuh rata-rata serial drama fantasi apalagi science-fiction. Favorit abis!

Saya memang lebih sering nonton serial tv luar sih, mengingat di masa-masa awal abege itu saya sedang tergila-gila dengan Bahasa Inggris. Saya belajar banyak kosakata dari film-film yang saya tonton. Terutama juga belajar English accent and pronunciation.

I have been so dying for English. Hahaha …

Lalu gimana dengan sinetron Indonesia?

_20170424_052542

Oh, nonton juga dong meskipun banyak yang disortir sesuai selera saya. Sinetron yang pasti saya tonton rame-rame bareng keluarga ya tak lain dan tak bukan adalah: SI DOEL ANAK SEKOLAHAN. Duh, ini sih sinetron legendaris, ya. Hampir tiap penghuni rumah pasti tahu sinetron ini.

What about you?

Lots of Love,

Frida Herlina

Referensi dan sumber foto: wikipedia & google
Advertisements

6 thoughts on “Dari Sinetron Hingga Serial Televisi Favorit Era ’80-’90-an

  1. Oshin itu kisah yang inspiratif banget. Kalau ditonton lagi, (dulu masih lum ngerti), ternyata nilai2 nya bagus.. perjuangan..

    1. Dulu mah nonton ya nonton aja ya, mas. Secara adanya tv ya cuma TVRI. Hahaha …
      Kisah perjuangan Oshin memang bisa jadi teladan. Dulu saya juga gak ngeh kok inti ceritanya apaan. Hahaha …

  2. hahaha.. mbak.. aku ketawa ketiwi gegara rempong mau jelasin apa diatas, listrik, tv,decoder hahaha.. yg pasti kita angkatan yg beruntung karena kita lahir di zaman peralihan teknologi dan info manual ke zaman high tec ( ini bener ga sik nulisnya hahaha), dari zaman harus ada decoder supaya bs nonton TV swasta sekarang dah bebas ga perlu rempong sama decoder, terus ngalamin juga zaman terima surat via post man.. sampe sekarang kita ngalamin kirim surat via email aja, dari zaman pager, HP segede batu bata.. dan sekarang udah Andro segala.. hahaahhaha.. ketauan banget dah umur kalau bahas ini :p (eh aku masih 17 tahun kok) hahahahaha… #dilemparantiaging.

    Eh tapi aku gak tau tuh yang film My secret Identity…

    1. *bekap Ristin pake botol anti aging*

      Ish, kita kan anak kembar beda 2 tahun, ciiinn? Masa sih ga tau My Secret Identity? Pokoknya kalo sering nongkrong di RCTI pasti tau deh. Yuk, nongkrong. 😝

      Pasti dong kita generasi istimewa yg mengalami peralihan zaman itu semua. Yg ngalami naik becak sampe ojek online, yg surat2an via pos sampe kirim email, yg punya monitor PC setebal kardus Indomie sampe notebook setipis D’crepes. Yup, we have it all.

      Dan kita bangga ya, jadi generasi yg berwarna. 😍😘

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s