APAAAA??!! AKU MENANG?!

 

fb_img_1479746142167-01

Pagi itu entah angin apa yang menuntun jari-jariku untuk standby di timeline Twitter dan berlama-lama di sana. Kalo untuk urusan mantengin media sosial biasanya aku betah di Facebook. Habisnya di situ aku sering dapat info cetar sih. Mulai dari special event, kuis, give away shout bahkan info tentang job. Udah hal jamak di dunia blogging sih. Begitu ada info tentang job maupun undangan ini-itu pasti respons datang bak kerumunan semut. Tahu-tahu udah closed aja. Hahaha … siapa cepat dia dapat sih. Tapi ada kalanya daftar aja dulu, nanti klien yang seleksi. Eh, ternyata biar dikata udah tutup pendaftaran pun masih ada yang berusaha masukin namanya. Request jadi cadangan gitu deh, ceritanya. Sungguh, aku salut banget sama semangatnya. Merdeka!

Nah, pas aku lagi mondar-mandir di timeline itu ternyata jumpa beberapa teman yang nulis status asyik. Ya … daripada sepi di hati, aku coba respons deh statusnya. Buat seru-seruan aja. Apalagi kalo pas teman tersebut lagi tugas live tweet. Boleh lah untuk meramaikan suasana, aku ikutan komen-komen gitu lah ato tanya-tanya. Pernah lho, suatu ketika banyak banget teman blogger yang live tweet. Sibuk banget. Rame abis! Pas aku telusuri, bukan cuma satu event tapi ada beberapa. Ckckck … amazing! Seru kali ya … kalo bisa rutin live tweet gitu. Hehehe …

Tiba-tiba terlintas aja di benakku untuk ikutan kuis di Twitter. Kuis apa aja lah. Kuis yang hadiahnya pulsa telpon ato voucher belanja gitu ato voucher makan … Eh, voucher makan? Wah, boleh juga nih. Pastinya seru dong kalo aku bisa dapat banyak voucher dan ajak keluarga kecilku makan rame-rame. Pas butuh piknik banget, nih. Ihik …

Akhirnya aku meluncur ke akun-akun resmi beberapa resto ternama di negeri ini. Kenyataan yang aku dapati setelah stalking akun-akun resto tersebut adalah … ya ampyuun … pada banyak banget yang bikin kuis. Wuih, asyik bener nih makan gratis … tapi semua kuis itu udah lewat! Tepat pas kemarinnya. Huhuhu …

Hingga akhirnya … eh, kuis apa nih? Lho gambar apa nih? Waaah .. ini kan …ini kan …

2016-11-22_03-02-45

 

Jari-jari tanganku bergerak cepat menyusuri lomba foto yang diadakan Hoka-hoka Bento. Lomba foto ini mewajibkan peserta bergaya dengan kalender/agenda Hokben. Tahun 2012 … sudah. Tahun 2013 … sudah. And … gotcha! Tahun 2014!!! Yay!

img_20161121_233145

Bergegas aku buka rak buku dan menemukan agenda Hokben tahun 2014 tersimpan manis di sana. Sebenarnya aku yakin masih menyimpan kalender tahun 2014 juga tapi justru aku enggak yakin di mana menyimpannya.

Ah, sudahlah. Toh foto dengan agendanya aja juga enggak pa-pa kok. Hmm … deadline kapan nih? Secepat kilat pandanganku tertuju pada tulisan:

Periode promo: 11 – 15 Oktober 2016

Wah, sekarang tanggal berapa nih? Hmm … 12, yaa. Berarti masih ada waktu tiga hari lagi. Pakai konsep foto apa nih? Foto jam berapa nih? Gimana atur posenya nih? Tiba-tiba kepalaku sudah dijejali macam-macam pertanyaan tentang lomba foto yang aku minati untuk ikut serta.

Masih di Twitter, aku lantas stalking foto-foto para pemenang di periode sebelumnya. Aku langsung terbelalak demi melihat foto salah satu pemenang yang memegang agenda Hokben dan berdiri di samping sebuah lukisan. Sepertinya sih lukisan Kabuki, entahlah aku lupa persisnya. Pencahayaannya sedikit remang sehingga membentuk siluet di satu sisi modelnya. Dan yang paling epic adalah … modelnya memakai tata rias a la Geisha! Wajahnya dilukis dengan sentuhan etnis Jepang di atas riasan wajah yang full make-up super tebal. Wak?? Totalitas banget!

Ya … masuk akal juga sih. Hokben yang notebene resto Jepang sehingga membuat peserta lomba foto menyulap dirinya jadi orang Jepang agar menang dengan riasan yang cetar. Klop! Lah, lantas aku pakai tema jadi orang apa?? *lirik alat make-up yang enggak lengkap*

Aku bertekad untuk mulai jeprat-jepret foto keesokan harinya. Pun aku berencana untuk foto di pagi ato siang hari supaya dapat pencahayaan yang alami terangnya. Di sisi lain, di bulan Oktober kemarin itu aku berjibaku dengan konsep Nerisha. Waktuku banyak tersita untuk persiapan soft opening Nerisha. Mulai dari urusan teaching materials, lesson plan, pengadaan reading books, hingga urusan administrasi yang mencakup formulir pendaftaran, kartu SPP, welcoming letter, dll. hingga setting kelas tuh aku handle sendiri. Well, semi single fighter, actually, since Koibito also helped me a lot. Targetku, bulan Oktober ini sudah mulai buka pendaftaran. (Dan Alhamdulillah tepat di hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2016, aku memulai kelasku yang pertama.)

Lalu bagaimana dengan rencana sesi foto untuk lomba Hokben? Hmm … rencana tinggal rencana. Dengan jadwal kerjaku di atas, aku bener-bener lupa kalo niat ikut lomba foto!

Tanggal 14 Oktober

Suatu sore …

“Ya ampun. Besok terakhir. Besok terakhir,” aku ngoceh-ngoceh sendiri sambil lihat kalender. Ternyata aku masih ingat deadline lomba foto Hokben.

“Apaan sih, Bunda?” tegur Salsa bingung.

“Honey, please remind me to take pictures tomorrow, ok? I may need your help.”

Salsa, putri sulungku, mengangguk. Kemudian dia menyerahkan sepucuk surat dari sekolah. Besok pagi ada acara terima raport bayangan di sekolah.

Tanggal 15 Oktober

Acara rapat wali murid yang dipungkasi penerimaan raport bayangan akhirnya berakhir. Aku cukup puas dengan prestasi Salsa. Dia harus bisa mempertahankan prestasinya. Cuma itu pesanku. Lalu bergegas kami pulang.

Setibanya di rumah, aku langsung ingat kalo aku harus foto. Aku juga ingat kalo hari itu tanggal 15 Oktober. Aku memandang lagi outfit yang kukenakan hari itu. Batik. Untuk undangan resmi ke sekolah aku cenderung memilih batik. Rasanya enggan untuk ganti baju lagi untuk sesi lomba foto. Ya sudahlah pakai batik ini aja. Aku enggak perlu jadi orang asing untuk ikut lomba ini. Cukup jadi orang Indonesia sesuai identitasku.

“Tolong fotoin Bunda ya, Sayang. Kita langsung ke halaman depan. Sebentar aja kok.”

Salsa mengangguk.

“Ok, di sini aja, ya. Setengah badan aja. Pastikan agenda ini terlihat. Ok? Ambil angle yang bagus, ya,” pintaku bertubi-tubi.

Lalu …

Cekrek!

img_20161121_233428

Cekrek!

_20161121_234515

Cekrek!

_20161121_234809

“Alright, done. Thanks a lot, dear.”

Sambil duduk selonjoran, aku cek foto-foto hasil jepretan Salsa. Well, I like the pictures. Poseku yang a la-a la kaget itu muncul begitu saja saat difoto. Entahlah, aku juga enggak tahu harus bergaya apa. Lama tak berselfie membuatku agak canggung harus berbuat apa di depan kamera. Iya, aku udah lama ninggalin hobi (hobi?) selfie. Tepatnya sejak Danisha lahir tiba-tiba aku “alergi” selfie. Hikk …

Caption yang tiba-tiba muncul di kepala dalam hitungan detik sudah menghiasi postingan foto yang kuunggah di Twitter, Instagram dan Facebook sekaligus. Entah intuisi, feeling, ilham ato wangsit (?) aku merasa caption-ku ini bakal jadi penyelamat. Aku merasa 50% yakin jadi pemenang lomba foto #hokbencalendar ini. Tiba-tiba aja gitu muncul firasat seperti itu. Ah, GR duluan aku nih. Udahlah, pasrah aja.

Tanggal 17 Oktober

Seharian sebelumnya aku lumayan senewen karena sinyal internet on-off. Duh, ada apa sih ini? Enggak perasaan banget. Tiba-tiba aku teringat untuk cek nama pemenang lomba foto Hokben. Buru-buru aku meluncur ke Twitter. Dan …

img_20161121_233123

Hah? Apaaaa??!! Aku menang?!

_20161122_022342

Serius nih?

IMG_20161122_065011.jpg

Alhamdulillah, rezeki anak-anak ini sih. Aku ternyata memang diizinkan untuk mengajak keluarga kecilku jalan-jalan nih. Mana pas Hokben punya menu baru pula. Asyik-asyik … makan-makan. Allah Maha Baik, ya! Semoga berikutnya giliran kalian deh yang dapat voucher makan-makan. Ahay … ^^

Lots of Love,

Frida Herlina

 

Note: some pictures courtesy by Hokben

Advertisements

17 thoughts on “APAAAA??!! AKU MENANG?!

  1. Wah awet banget masih simpan agenda 2 tahun lalu. Kalau gitu aku simpen agenda Hokben tahun ini buat ikutan kuisnya beberapa tahun lagi, heheh

    1. Awet, mbaaak…
      Masih banyak halaman kosong nih, masih aktif dipake juga.
      Tahun depan baru ganti yg Agenda Hokben 2017 deh. Hihihi ^^

      Iya betul simpan aja, mbak Helena.
      Moga2 bisa menang kuis yaa

  2. Alhamdulillah… saya ikut senang sudah menang ya… 🙂
    Terbayang sendiri, saya juga suka minta difotoin sama Fahmi, anak saya yang baru berumur 3,5 tahun
    hihi, bukan ekspresi lucu yang ada, malah ekspresi mangkel… wwong difoto ama balita, ada kepala, ga ada leher, eh, atap rumah jelas sempurna.

    Ada sendal dan rumput hijau, tapi pinggang ke atas kepotong
    alamaaaak…

    Enak ini difotoin anak dan menang pula 🙂 sayang di Cianjur tidak ada Hokben ;(

    1. Makasih teh Okti udah ikut senang.

      Wah, aku juga ngerasain tuh teh difoto ngasal sama anak. Angle-nya ke mana2. Itu dulu. Hihihi …
      Tapi sekarang anakku udah gede. Jadi udah pinterlah cekrek2 gitu. ^^

      Moga2 Hokben segera hadir di Cianjur yaa

  3. wahahah, asik dapat makan hokben gratisan. aku pernah ikutan lomba hokben di kompasiana, eeh kalah. padahal bikin kartun unyu dan romantis mengenang perkenalanku dengan suami loohh.
    eh apa hubungannya dgn hokben? hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s