Cara Mudah untuk Miliki Rambut Sehat Bebas Rontok

girl-429965_640-02

Hari ini perempuan muda itu, sebut saja namanya Dahlia, memberanikan dirinya untuk berkeramas. Kegiatan yang dahulu pernah sangat disukainya karena baginya berkeramas adalah saat menyenangkan untuk melakukan relaksasi pijatan di kepalanya. Dia sungguh mencintai tiap helai rambutnya yang indah, tebal, dan hitam berkilau. Mahkota kebanggaannya itu senantiasa dirawat dengan rutin berkeramas, mengusap shampoo dan conditioner dengan lembut, maupun menikmati creambath dan hair spa di salon langganan sebulan sekali. Semua perawatan itu dilakukan demi kesehatan rambutnya. Juga demi kebanggaannya memiliki rambut indah dan sehat.

Tapi kini Dahlia dirundung resah gelisah. Sejak dua minggu terakhir ini, beberapa helai rambut indahnya berguguran ketika disisir setelah berkeramas. Iya, rontok! Sebuah problem rambut yang menjadi momok menyeramkan bagi sebagian besar kaum Hawa.

Dahlia kembali menghela napas panjang sambil meratapi helai-helai rambut rontok yang menggumpal di telapak tangannya. Tak lama kemudian suara tangisan bayi lirih terdengar. Dahlia tersentak. Segera dia merapikan rambutnya dan meraih bayinya yang baru berumur sebulan itu, bersiap menyusuinya.

Lain lagi dengan kisah Kenanga, panggil saja begitu namanya. Kenanga memang tidak memiliki rambut lebat, berkilau dan sesehat rambut Dahlia. Rambut Kenanga tidak menjuntai indah, hanya berpotongan pendek, tipis namun berwarna hitam legam. Kenanga juga merawat rambut sebatas berkeramas rutin dan hanya sesekali menikmati creambath di waktu senggangnya yang terbatas. Tidak ada perawatan spesial yang rutin karena memang tidak pernah ada keluhan tentang rambutnya. Jangankan kutu rambut (hiiyyy!!), sebutir ketombe pun tak ada di kulit kepalanya yang bersih.

Tapi sama halnya dengan Dahlia yang galau akan kondisi rambutnya, Kenanga pun dirundung murung tak berujung gara-gara masalah yang muncul seminggu terakhir ini.

Masalah apa sih?

Owh! Kenanga tak sanggup mengungkapkannya. Lihatlah kini dia bersimpuh di depan ranjangnya sambil menangis tersedu-sedu meratapi helai-helai rambutnya yang meloloskan diri dari akarnya ketika dia menanggalkan antem dan hijabnya sepulang kuliah sore itu. Oh, no. ๐Ÿ˜ฉ

Jika Dahlia mengalami masalah rambut rontok pasca persalinan anak pertamanya, Kenanga yang baru jalan enam bulan memakai hijab akhirnya mengalami masalah rambut rontok juga. Belum lagi kisah Anggrek, Mawar, Melati, semuanya indah dll. yang sama-sama punya kisah rambut rontok dengan latar belakang yang berbeda.

Kamu juga punya masalah yang sama? Atau pernah punya masalah dengan rambut?

Bagi perempuan (terutamanya), baik hijaber maupun non-hijaber, masalah rambut rontok ini sama-sama menjadi sorotan penting untuk segera diatasi dan diberi solusi. Ya, kan? Jangan dikira para hijaber enggak punya rambut indah lho. Ada yang rambutnya tetap sehat meskipun tanpa perawatan ini-itu yang ujung-ujungnya bikin kita merogoh kocek dalam-dalam. Beberapa hijaber yang rambutnya rontok, lepek, kusam juga ada sih. Tapi saya percaya problematika rambut itu terjadi bukan karena rambutnya enggak dirawat (biar dikata cuma keramas masih sempat, kan?) tapi justru karena rambutnya mendapat perlakuan yang salah.

Nah, perlakuan apa saja itu? Yuk, simak “Do’s” & “Don’ts” berikut ini:

Do’s:

  • Lakukan keramas secara rutin setidaknya dua hari sekali. Jangan karena merasa “aman” memiliki aktifitas indoor alias jarang keluar rumah, tidak lantas menjadi pembenaran buat kamu untuk jarang keramas apalagi jarang mandi. Meskipun berada di dalam ruangan tentunya kamu juga berkeringat, ‘kan? Enggak usah ngebayangin nyuci-nyetrika-nyapu-ngepel-ganti galon air minum apalagi gantiin genteng yang bocor deh. Bangun tidur aja kamu pasti berkeringat. Nah, apakah gerangan yang terkandung dalam keringat?

Keringat adalah air yang dikeluarkan oleh kelenjar keringat pada kulitย mamalia. Kandungan utama dalam keringat adalah natrium klorida (bahan utama garam dapur) selain bahan lain (yang mengeluarkan aroma) seperti 2-metilfenol (o-kresol) dan 4-metilfenol (p-kresol). (sumber:ย https://id.wikipedia.org/wiki/Keringat)

Nah, air yang dikeluarkan oleh kelenjar keringat itu mengandung berbagai macam garam dan lemak yang dapat meninggalkan bercak keputihan atau kekuningan pada pakaian. Selain menyebabkan kulit dan baju terasa lembab dan basah, keringat yang berlebihan juga dapat menimbulkan gatal-gatal bahkan kemerahan pada kulit lho. Dan yang paling enggak banget tuh keringat bisa menciptakan lingkungan yang kondusif untuk tumbuhnya beberapa mikroorganisme berbahaya seperti jamur! Hiiyyy!!! >.<

Memang sih, berkeringat itu sehat karena keringat itu membuang racun dalam tubuh, membakar kalori, menurunkan stres, memperlancar sirkulasi darah, dan membantu mendinginkan tubuh saat kepanasan. Bahkan berkeringat juga bisa mempercantik kulit akibat keluarnya semua racun tersebut. Tapi masa iya kamu betah keringatan seharian tanpa berupaya membersihkannya? Ya, setidaknya mandi gitu lah. Setelah mandi kan kulit kamu jadi terlihat lebih segar dan kinclong. Apalagi dengan sensasi segar sabun mandi yang kamu pakai. Jadi bikin lebih relaks ‘kan rasanya? ^^

Nah, kebayang dong kalo keringat kamu betah nempel di rambut? Yup. Bakal berasa gatal-gatal sih pastinya. Terus rasa gatal itu menggiring tangan kita untuk menggaruk. Dan menggaruk kulit kepala itu kerap diidentikan dengan kutuan! Kamu mau dituduh kutuan gara-gara garuk kulit kepala yang gatal kena tumpukan keringat? Padahal ya enggak kutuan. Makanya, coba deh keramas teratur. Sempatin. Kalo perlu jadwalin di organizer kamu bila kamu memang super sibuk. Ok? ^^

  • Minum air putih. Terutama saat kamu sering berkeringat gitu, perbanyak minum air putih. Asupan air putih yang cukup juga diperlukan untuk kesehatan rambut. Air punya peranan penting lho buat rambut karena air menghantarkan energi pada ujung saraf rambut yang berfungsi untuk meningkatkan vitalitas alami kulit dan akar rambut. Nah, udah minum air putih belum? Masa ngopi mulu. ๐Ÿ˜›
  • Angin-anginkan rambut. Buat kamu yang hijaber dengan aktifitas outdoor bejibun, penting banget untuk sempatin mengangin-anginkan rambut. Rambut dan kulit kepala yang terbungkus rapat seharian juga butuh bernapas lho. Kebayang aja kalo mulut dan hidung kamu dibekap masker seharian. Pasti ngap banget, ‘kan? Nah, coba deh curi-curi waktu saat break untuk nyepi sebentar di ladies room lalu kibas-kibas rambut untuk diangin-anginkan. Rasanya plong deh. ^^ Eh, buat kamu yang non-hijaber juga perlu angin-anginkan rambut saat berasa berkeringat dan rambut terlihat lepek. Buruan kabur sebentar ke balkon cari angin. (Lah, balkon siapa?)
  • Beri hair tonic atau vitamin pada rambut. Kalo kamu sering ke mini market pasti kamu tahu deh di mana rak yang memajang hair tonic maupun vitamin rambut. Yup. Banyak sekali, ‘kan? Buat kamu yang suka hal-hal yang praktis boleh langsung pilih hair tonic sesuai dengan jenis rambut kamu. Namun buat kamu yang lebih suka perawatan alami silakan deh usap-usap lidah buaya ke kulit kepala secara rutin. Apa? Minyak kemiri? Yaa … boleh juga. Apa lagi? Nanti deh, saya beritahu, ya. ^^

Don’t’s:

  • Stres. Jauhi stres deh. Enggak ada bagus-bagusnya juga kalo kamu dekat-dekat sama stres. Udah bikin kulit kusam, senewen berkepanjangan, eh bikin rambut enggak sehat pula. Coba deh, perbanyak berteman dengan orang-orang positif dan humoris. Pancaran wajah yang bahagia itu bikin kamu lebih glowing inside out. Awali bahagiamu dengan tersenyum. Udah tersenyum ‘kan hari ini? ^^
  • Mengikat rambut terlalu sering. Kamu pasti paham dong kalo karet yang mengikat kuat rambut tuh menarik-narik helai rambutmu juga. Jangan sampai helai demi helai rambut kamu tercerabut paksa akibat ikatan yang terlalu kencang. Pilih karet rambut yang nyaman dan pastikan kamu hanya sebentar mengikat rambutnya. Ingat lho, rambut juga butuh kebebasan untuk digerai lepas agar bisa bernapas.
  • Mewarnai rambut terlalu sering. Ok, boleh saja kamu beralasan ingin punya mood yang lebih bagus dan lebih bersemangat kalo kamu punya rambut semerah rambut Ariel the mermaid. Atau bisa jadi mantan VJ MTV idola kamu yang sekarang rambutnya berwarna ungu jreng juga menginspirasi kamu mewarnai rambutmu dengan warna yang senada. Tapi kamu juga harus perhatikan kesehatan rambut kamu dong. Bahan kimia yang terkandung di pewarna rambut itu enggak semuanya ramah untuk rambut dan kulit kepala kamu. Tiap orang punya resistensi yang berbeda terhadap zat kimia. Apalagi kalo kamu berencana gonta-ganti warna rambut tiap bulan. Cek dulu deh apakah rambut ataupun kulit kepala kamu alergi terhadap pewarna rambut tersebut. Baca baik-baik petunjuk di kemasannya agar kamu terhindar dari “petaka”. Kalo saya sih, semisal pengin mewarnai rambut nih pasti milih pakai pewarna yang alami. Itu lho, pakai henna. Eh, heyna, ya? Gimana sih nulisnya? Yang jelas bukan hyena, ya. ๐Ÿ˜€
  • Pakai hijab dalam keadaan rambut basah habis keramas. Woho, ini dia nih. Kadang-kadang kita suka lupa kalo punya acara pagi-pagi. Eh, pas masuk kamar mandi refleks aja guyur badan dari ujung kepala sampai mata kaki. Seger, sih. Ceritanya sih mau mengawali hari dengan kesegaran pagi. (Halah!) Giliran udah di kamar dan lihat jam baru nyadar deh kalo harus ketemu klien jam 8 pagi! Udah gitu hair dryer pas ngadat pula. Sempurna deh petaka pagi itu. Kamu pernah dapat “bencana” enggak sengaja keramas pagi-pagi seperti itu? Jangan panik. Segera cari kipas angin dan nyalakan. Untuk kamu yang punya rambut pendek, menganginkan rambut di depan kipas angin selama 15 menit lumayan membantu. Rambut bisa kering tuntas. Tapi untuk kamu yang berambut panjang? Hmm, susah ya. Kayaknya kamu memang harus terpaksa tutup rambut deh. Tapi ingat, segera pulang setelah acara selesai dan selamatkan rambut kamu dengan mengusapkan hair tonic dengan merata. Atau, kamu bisa curi-curi waktu di ladies room untuk mengeringkan rambut kamu di sela-sela break dengan klien tersebut. Rambut basah yang tertutup rapat itu lahan empuk untuk perkembangbiakan ketombe. Hiiyy!! Enggak mau, ‘kan? Dan yang penting, pilih waktu keramas di sore hari bila kamu punya hectic schedule di pagi hari. Ok?
  • Mencabuti rambut. Lah, dikata rumput dicabutin? Eh, iya beneran ini. Dulu waktu masih SD, saya punya teman yang hobinya nyabutin rambutnya sendiri. Katanya enak sih, sensasinya bikin ngantuk-ngantuk gimana gitu. Apalagi kalo nyabutin rambutnya pas di dekat jendela kena angin semilir sampai ketiduran. Bisa-bisa gundul maksimal tuh pas bangun. Dan memang ada bagian kepalanya yang pitak sih akibat hobi absurdnya itu. Kalo dia cowok mah saya enggak perlu cerita ‘kan, mau pitak atau enggak?
  • Mensasak rambut tiap hari. Pakai hair spray tiap hari. Pakai wig tiap hari. Sebentar. Emang pekerjaan kamu apa sih?ย Kok sampai segitunya sasak rambut tiap hari. Jadi pengin ngebayangin rambutnya Marge Simpson nih. Hahaha … Eh, tapitapitapi … tapiiiii … kamu paham lah, ya, konsekuensi dari “penyiksaan” rambut seperti itu.ย Pastinya kamu HARUS melakukan perawatan ekstra untuk rambut agar tetap sehat bila kamu akrab dengan kegiatan sasak rambut, pakai hair spray maupun wig tersebut.

Jadi gimana? Udah punya solusi untuk memiliki rambut sehat bebas rontok? Buat saya sih yang penting miliki rambut sehat aja lah yang utama. Kalo untuk memiliki rambut indah itu modalnya ya, ciiinn … Hahaha … Apa-apa yang indah pastinya sih perawatannya juga indah maksimal dan harus didukung kocek maksimal pula. Setuju? ^^

Jadi gini, setelah saya melahirkan Danisha (dua tahun yang lalu), saya juga sempat dilanda kerontokan rambut. Sebenarnya sebelum melahirkan, saya sudah antisipasi sih dengan memotong pendek rambut sepunggung saya. Enggak sepunggung sih, sepanjang setengah punggung tepatnya panjang awalnya tuh. Enggak terlalu panjang lah. Kenapa saya memotong rambut? Karena saya tahu, mayoritas perempuan mengalami kerontokan rambut pasca bersalin. Nah, daripada yang rontok itu berwujud helaian-helaian panjang ya … mending helaian pendek aja supaya enggak ribet bersihinnya. Selain itu juga untuk meminimalisir kesedihan saya akibat kerontokan. Perempuan itu bisa baper banget lho kalo lihat rambutnya sendiri rontok. Lebih baper daripada nonton drama Korea! ๐Ÿ˜€

Nah, beruntung sekali saya punya sahabat yang pernah membagikan resep mudah, murah dan meriah untuk perawatan rambut sehat. Apa itu?

Tadaaaa …

Inilah dia! TEH! Ya, benar! TEH! ๐Ÿ˜€

Caranya? Simak langkah-langkah membuat homemade tea hair tonic berikut ini:

  • Gunakan teh seduh/teh celup aroma melati. Seduh dengan air panas hingga warnanya gelap pekat. Tunggu hingga dingin.
  • Tuangkan air teh ke dalam botol spray. Tutup rapat. Simpan di lemari es.
  • Usapkan homemade tea hair tonic ke rambut dan kulit kepala secara merata sehabis keramas setiap hari. Pijat-pijat kulit kepala dengan lembut dan perlahan. Rasakan sensasi dingin dan aroma melatinya menenangkan suasana hatimu.
  • Ulangi setiap hari.

And you know what? Dalam waktu seminggu memakai hair tonic teh tersebut rambut saya enggak cuman sehat tapi juga bebas rontok! Cihuy!! That’s why I love tea so much. That’s why I share this good news with you! ^^

Saya yang sebelumnya selalu baper melihat sisir bergumpalan rambut rontok kini tak lagi menemukan rambut rontok yang menempel di sisir. Pernah sih, ada sehelai-dua helai rambut yang terlepas setelah menyisir. Tapi itu kan masih wajar banget. Seringnya sih, sisir bersih tuh enggak ada gumpalan rambut rontok setelah dipakai menyisir. Alhamdulillah, ya … ^^

Oia, buat kamu yang pakai teh celup saat menyiapkan hair tonic di atas, gunakan bekas teh dalam kantong celup itu untuk relaksasi mata. Tempelkan teh kantong celup yang masih basah di kelopak mata saat menjelang tidur. Pasti udah familiar dengan cara ini dong? ^^ Cara ini memang ampuh menghilangkan kepenatan dan kelelahan pada mata.

Jadi hanya dengan sekali resep, kamu sudah bisa mendapatkan dua manfaat dari teh. Yaitu: teh seduhan bisa jadi hair tonic dan ampas teh celup bisa jadi masker mata kamu. Asyik, kan? Bisa dapat dua manfaat dari khasiat teh. Eh, dua manfaat? Ada satu lagi, ding. Nanti, saya bakal share manfaat lain lagi dari teh yang pastinya men-support kamu untuk tetap glowing di #UsiaCantik, ok?

Lots of Love,

Frida Herlina

Advertisements

36 thoughts on “Cara Mudah untuk Miliki Rambut Sehat Bebas Rontok

  1. Kadang kalau traveling saya pakai dry shampoo walaupun tak pakai air lumayan bkn rambut ngak lepek. Paling lama dua hari lewat dr itu duhhh bisa kutuan deh hehehe

  2. Sejak tinggal di daerah hawa panas kaya Bintaro sering banget keringetan. Makanya sering juga gatel nih kepalanya.. Oke deh nanti dicoba tips diangin-angikan rambutnya.. Tfs Mbakkuu.. ^^

    1. Wah, sampe super rontok gitu yak?
      Efek pasca bersalin itu memang dahsyat deh.
      Kalo memang rontok parah, coba pake tea hair tonic-nya sampe basah merata di kepala ya. Lalu pijat2 perlahan supaya meresap.

      Semoga berhasil, mbak. ^^

  3. Jadi tahu deh penyebab rambut rontok. Ternyata karena keramas sesuka hati, kalau ngerasa lepek baru keramas, serta males angin-anginin rambut.
    Makasih tipsnya, Mbak. Langsung aku terapkan. Semoga ga rontok lagi nantinya.

    1. Rambut lepek memang bikin bad hair day banget, ya. Pasti kalo mandiin bawaannya langsung guyur aja.

      Iya, mbak. Kalo kita sering beri kesempatan buat rambut untuk diangin-anginin jadinya lebih sehat karena bisa bernapas lega.

      Ok, semoga berhasil yaa cobain tips ini. ^^

    1. Serius, mbak Susi.
      Ini murni pengalamanku yg sempat galau pas rambut rontok pasca bersalin. Akhirnya teringat tips dari salah seorang sahabat sih supaya pake tea hair tonic. Sengaja aku simpan di kulkas karena sensasi dinginnya tuh nyegerin banget pas mijat2 kulit kepala.

      Barusan aku nyisir cuma ada sehelai rambut yg nyangkut di sisir. Sebelum pake tea hair tonic?
      Woho… Nyesek deh lihat rambut sendiri rontok.

      Ok, semoga berhasil, yaa… ^^

  4. Aah..Aku..Aku…..
    Rambutnya pake rontok banget, apalagi semenjak berhijab, hiksss abis deh karena sering dikucir dalam keadaan basah2, seperti diatas tuh.

    Baiklah. makasih tipsnya ya mbaaa.

    1. Ya ampyun, teteh. Itu pasti darurat banget yak sampe kuncirin rambut pas basah. Lalu ditutup hijab pula.
      Harus pake jadwal keramas nih kayaknya. Hihihi…

      Moga2 berhasil, yaa, cobain tips di atas. ^^

    1. Waduh, kalo rontok parah sih kapster langgananku pasti nyuruh gunting pendek deh rambutnya. Kemudian baru mulai perawatan.

      Belum bisa mengorbankan rambut panjang, ya? Udah jadi trade mark-nya Eva sih punya rambut panjang. ^^

      Asli cara ini memang simple tapi efeknya dahsyat asal kita telaten rutin memijat kulit kepala pake tea hair tonic.
      Semoga berhasil, yaa… ^^

  5. Info bagus ini. Di usia cantik saya #halah…
    Rambut ini memang rontok. Coba buat ah sengaja nyeduh teh buat mandiin rambut ๐Ÿ˜Š

    1. Seringnya itu yg harus dikurangi, jeng. Sebenernya ngikat rambut baik kenceng maupun gak itu kan ngasih beban ke rambut. Nah, saat diurai lepas gitu kan ga ada beban.

      Balancing aja sih. Kalo sering diiket berarti yaa harus sering sempatin utk diurai.

      Semoga rambutnya gak rontok lagi, yaa…

  6. Pas baru melahirkan kmrn aku jg ngalamin rontok rambut mbak.. banyaaaaak bgt. Sampe stress sendiri. Tp alhamdulillah cm berjalan 3 bln, trs skr udh ga rontok lg. Kalo orang tua bilang itu memang pasti terjadi sama org yg baru melahirkan.. nth bener ntah ga, tp aku ngalamin 2x pas anak pertama dan anak kedua ini..

    Tips yg teh td aku mw praktekin ke suami ah.. dia rambutnya sprti turunan papa mertua yg memang botak gt mbak di tengah.. ampuh ga ya buat yg gen botaknya memang ada kyk gini?

    1. Iya, mbak. Kebanyakan perempuan mengalami kerontokan rambut pasca bersalin. Cuma supaya ga tambah parah aja makanya aku segera pake tea hair tonic ini. Dan berlanjut sampe sekarang.

      Kalo tea hair tonic utk mengatasi kebotakan pd rambut pria sih aku blm pernah denger testimonialnya. Moga2 sih bisa cocok utk pak suami ya, mbak. ^^

    1. Betul, mbak.
      Potong rambut jg solusi utk rambut rontok karena rambut yg pendek masanya lebih ringan drpd rambut panjang. Setelah itu baru deh mulai perawatan supaya problem rontoknya terselesaikan.

      Pakai multivitamin memang ga semua orang cocok sih, mbak. Mending pakai yg alami deh. ^^

    1. Ja…ja…jadi mas Cum suka ketombean? Sejak kapaaaan?? Kok ga ada liputannya? Selama ini kirain suka jalan2 manja aja. Suka jalan2 kan? Bukan suka ketombean. Kan banyak tuh liputannya sampe ke Korea pula!
      Eh, ternyata suka ketombean juga yak. Hikk…

      *kabur

    1. Oh, kalo kasus kayak gitu menurut kapster langgananku berarti akar rambut masih lemah. Jadi pas rambut memanjang, akar blm kuat menopang.
      Moga2 rambutnya bisa segera kuat & sehat ya, Mbak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s