Namanya Juga Anak-anak

2016-08-29_16.05.24

Abang tukang bakso mari-mari sini

Aku mau beli

Abang tukang bakso cepatlah ke mari

Sudah tak tahan lagi

Satu mangkok saja dua ratus perak

Yang banyak baksonya

Tidak pakai saos

Tidak pakai sambel

Juga tidak pakai kol

Bakso bulat seperti bola ping-pong

Kalau lewat membikin perut kosong

Jadi anak kau jangan suka bohong

Kalau bohong digigit kambing ompong

(Melisa)

melissa
Melisa

 

Teman-teman pernah akrab dengan lagu anak-anak ini? Hayo, ngakuuu…! Kita seumuran deh. *maksa, ih* 😛 Lagu yang dipopulerkan Melisa di tahun sekian itu pernah hits dan merajai hati para anak Indonesia yang kerap dilantunkan terutama saat lihat tukang bakso gitu deh. Hihihi…^^

 

Atau masih ingat Joshua dengan lagu Air? Itu lho, yang diobok-obok gitu liriknya? Nah, ingat, kan? Gimana kesannya saat mendengar lagu anak-anak yang ceria seperti itu? Buat saya sih kesannya seru! Namanya juga anak-anak. Pasti dunianya penuh keseruan dan petualangan. Setuju?

 

Tapi bagaimana dengan zaman sekarang? Apakah masih ada anak-anak yang menyanyikan lagu anak-anak? Lagu yang sesuai dengan porsi umur mereka itu?

Jawabannya adalah…

Mungkin masih ada tapi sedikit. *sedih* Tonggak awal kesedihan dan keterkejutan saya tuh saat kali pertama lihat anak-anak abege yang tampangnya masih bocah banget bersenandung:

“Kau bidadari jatuh dari surga di hadapanku. Eaa… Oh baby, please be mine. Please, be mine…be mine. Eaa…”

Wait a minute! Ini seriusan bocah-bocah pada nyanyi lagu cinta terus ngajak pacaran? Duilee, tong! Kasihan banget sih hiburannya. Pada nggak pernah main gundu gitu, yak? Kok udah mikir pacaran?

Kembalikan jiwa anak-anak ke fitrahnya! *ambil pom-pom* 😛

Nah, dalam rangka mengembalikan jiwa anak-anak ke fitrahnya itu maka saya cukup selektif lho memilih dan menyajikan lagu untuk Danisha (23 bulan), putri bungsu saya.

Iya, Danisha suka banget dengerin dan lihat video clip lagu anak-anak sambil berusaha menirukan liriknya untuk ikut bernyanyi. Nah, kalo udah asyik nyanyi gitu pasti rok saya ditarik-tarik. Kebagian tugas joged-joged gitu deh saya. Ihiiiww… ^^

Seselektif apa sih saya dalam memilih lagu anak-anak untuk Danisha? Berikut saya bagikan beberapa playlist-nya, ya, dan alasan kenapanya. Simak, yuk!

1. Lagu-lagunya Tasya

anak-gembala-tasya-lagu-terpopuler-1024x576
Penyanyi cilik favoritnya Danisha ^^

Woohoo, siapa yang enggak kenal anak gembala ini? Semua lagu yang dinyanyikan Tasya sukses booming dan fenomenal di tanah air. Apalagi pas terima raport. Semua pasti bersorak: “Libur telah tiba. Libur telah tiba. Hatiku gembira…” ^^ Ngomong-ngomong siapa di balik penciptaan lirik lagu-lagunya Tasya? Mau tahu? Baca baik-baik, yak! ^^

Adalah Abdullah Totong Mahmud atau yang lebih dikenal sebagai A.T. Mahmud, komposer dan pencipta lagu-lagu ceria yang dinyanyikan Tasya. Pria kelahiran Palembang, 3 Februari 1930 ini telah meninggal di Jakarta, 6 Juli 2010 di usia 80 tahun. Beliau memang dikenal di masyarakat sebagai pencipta lagu anak-anak. Liriknya juga sarat makna, penuh kesan, ceria dan enggak garing. (Jemuran kalee, garing.) Berikut salah satu lagu favorit Danisha. Simak liriknya deh! ^^

Di Stasiun

Penyanyi: Tasya 

Di stasiun di stasiun

Sungguh ramai sekali

Hiruk pikuk semua sibuk

Di sepanjang peron

Ada yang bepergian
Ada yang menjemput
Ada juga yang mengantar
Di stasiun

Di stasiun di stasiun
Ramai sepanjang hari
Kereta api silih ganti
Datang dan berangkat

Semua menurut jadwal
Teliti dan tepat
Semua tertib dan teratur
Di stasiun

Kereta apiku
Lari dengan kencang
Melintas sawah
Bukit serta ladang

Angin mengejar
Mencoba menghalang
Kereta apiku
Laju bagai terbang

Larilah cepat
Hai kereta apiku
Bawaku segera
Ke tempat ku tuju

Jika kau tampak
Kampung halamanku
Bunyikan nyaring
Seruling keretamu

Keren kan, liriknya? Simple tapi pas banget menggambarkan keseruan naik kereta api bagi anak-anak. Bahkan aktivitas apa saja yang terjadi di stasiun pun digambarkan dengan pengamatan a la anak-anak juga. Lagu ini nantinya bakal jadi pencetus buat Danisha untuk minta jalan-jalan naik kereta api deh kayaknya. ^^

2. Lagu-lagunya Barney

barney-character-image_1
Barney and friends, dinosaurus ramah idola anak-anak

 

Kenal Barney? Itu lho tokoh dinosaurus berwarna ungu yang suka menyanyi dan menari bersama anak-anak. Nah, lirik lagu-lagunya Barney nih juga simple, penuh jiwa petualangan, penuh kasih sayang dan imajinasi sekaligus. Pokoknya seru. Berikut saya share lagunya Barney yang jadi favoritnya Danisha, ya! ^^

If All The Raindrops (by Barney)

If all the raindrops were lemon drops and gumdrops?
Oh what a rain that would be.
Standing outside with my mouth open wide.
Ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh.
If all the raindrops were lemon drops and gumdrops?
Oh what a rain that would be. 
If all the snowflakes were candy bars and milkshakes?
Oh what a snow that would be.
Standing outside with my mouth open wide.
Ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh.
If all the snowflakes were candy bars and milkshakes?
Oh what a snow that would be.
If all the sun beams were bubble gum and ice cream?
Oh what a sun that would be.
Standing outside with my mouth open wide.
Ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh-ahh.
If all the sun beams were bubble gum and ice cream?
Oh what a sun that would be. 
Iiiiih, kebayang kan seru lucunya melihat anak-anak berimajinasi tentang hujan dan salju? Penginnya dimakan! Hahaha… Beat lagu ini juga goyang-able banget! Asyik!
Nah, berikutnya nih lagunya Barney yang fenomenal yang selalu dinyanyikan sebelum show-nya berakhir. Tadaaa…

I love you You love me
We’re a happy family
With a great big hug and a kiss from me to you.
Won’t you say you love me too
I love you You love me
We’re best friends like friends should be
With a great big hug and a kiss from me to you.
Won’t you say you love me too

Hampir semua mama dan guru anak-anak tahu lagu ini. Liriknya mencurahkan kasih sayang banget. Dan setiap Danisha dengar lagu ini, pasti dia menghambur ke saya dan memeluk. Oh, so sweeeeeeett! 😘

Namanya juga anak-anak. Yaa harus lebih banyak dengar lagu anak-anak dong. Jauhkan mereka dari lagu-lagu yang bukan untuk usia mereka, ya. Selamatkan lagu anak-anak! #SaveLaguAnak

Setuju? ^^

Lots of love,

Frida Herlina

Advertisements

6 thoughts on “Namanya Juga Anak-anak

    1. Asiiiikkk, ada yg seumuran nih. ^^ Nah, kalo semua lagu di atas udah tau, joged geyal-geyolnya juga harus tau dong, mbak Levina.
      Yuk, jangan malu-malu.
      *sodorin pom2*
      😝😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s