Tujuh Cara yang Pas dalam Berkomunitas

2016-07-27_05.22.52

Mau tidak mau, suka tidak suka, manusia pasti menjadi bagian dari suatu komunitas. Baik komunitas yang sengaja dibentuk dan digawangi oleh para admin dan “pejabat” lainnya (misalnya: komunitas pecinta burung perkutut, komunitas motor gede, komunitas satra, dll.) maupun komunitas yang telah terbentuk dengan sendirinya (misalnya: menjadi bagian dari warga sebuah perkampungan maupun perumahan, menjadi bagian dari pengendara kendaraan bermotor di jalan raya, menjadi bagian dari orang-orang yang antre membeli tiket, dll). Intinya, di manapun manusia berada pasti dia menjadi bagian dari suatu komunitas. Ya, kan? Sebenarnya, apa sih komunitas itu?

komunitas (n): kelompok organisme (orang dan sebagainya) yang hidup dan saling berinteraksi di dalam daerah tertentu; masyarakat; paguyuban. -KBBI-

Nah, ini sih banyak di sekitar kita. Kita memang manusia-manusia yang menjadi bagian dari masyarakat, toh? Dan manusia yang tinggal di antara masyarakat tentulah manusia yang bersifat sosial karena memang sejatinya manusia adalah makhluk sosial. Ya kalee… hari gini Anda hidup bertapa menjauh dari masyarakat. Kayak hidup di zaman Brama Kumbara aja. 🙂 *eh, siapa tuh?*

Beberapa orang ada yang gemar terlibat dalam suatu paguyuban, suka sekali berorganisasi. Memang ada lho orang-orang yang berbakat dan punya jiwa kepemimpinan. Biasanya keberadaan mereka memang dibutuhkan dalam menjalankan organisasi. Sudah dipastikan, merekalah yang menjadi pusat perhatian.

Itu contoh kiprah berkomunitas di dunia nyata. Lalu bagaimana dengan dunia maya? Dunia yang digadang-gadang menjadi dunia utama bagi sebagian orang dengan “gelar” onliner sejati ini memiliki segudang aktifitas yang akhirnya menciptakan sejumlah komunitas tak terbatas. Anda pasti mengalaminya juga, kan?

Misal, di Facebook. Di media sosial nomor wahid ini, Anda bisa mencari grup/komunitas apapun. Mulai grup Hamil, Yuk!; grup Promo Tiket Pesawat Murah; grup Belanja Online Murah; grup Pecinta Kelinci Salatiga hingga grup Bertanam Sayuran, Bunga dan Buah. Grup apapun deh. Dijamin pasti ada. You name it! 🙂

Saya sendiri juga ikut beberapa grup/komunitas di Facebook. Ada grup yang jarang bahkan enggak pernah saya tengokin, ada yang sesekali saya intip infonya, ada yang kadang- kadang saya ikut nimbrung di forum saat ada topik hangat dibicarakan, ada pula yang hampir tiap jam saya pantengin aktifitasnya dan saya ikut berpartisipasi di dalamnya. Mau tahu? 😛 Yuk, kepoin. Eh, tapi kali ini saya enggak bahas semua grup di atas, lho. Cukup grup yang saya lumayan aktif aja. Ok? 🙂

  • English Teachers in Indonesia >> grup yang digawangi Bapak Pahriadi Noerbek sebagai adminnya ini lumayan bagus, menurut saya. Anggotanya bukan hanya guru-guru lokal tapi juga beberapa guru asing di dalamnya. Ada banyak thread informatif yang diposting baik oleh admin maupun anggota-anggota. Interaksi yang terjalin cukup komunikatif. Saat ada anggota yang melontarkan kesulitan/pertanyaan di grup, hampir segera direspon dengan baik oleh siapapun di sana. Ini penting. Saya sendiri sering mendapat informasi yang up-to-date tentang Grammar maupun Vocabulary. Banyak yang bisa saya pelajari di sana. Terakhir, bulan Juni kemarin, saya ikutan semacam placement test yang diberikan oleh Hugh Elliott (salah satu anggota grup) untuk mengetahui sampai di mana level saya. Hasilnya? Saya berada di level Upper-Intermediate 9! Well, I didn’t know what to say.  Rasanya, saya masih harus banyak belajar nih. Hikk…T_T
  • Fun Blogging >> sebenarnya ada beberapa grup blogger yang saya ikuti tapi entah mengapa hanya di grup Fun Blogging inilah hati saya tertambat. *halah* Beneran! Chemistry saya tuh jalan aja sama grup ini. Udah adminnya asyik-asyik, anggotanya juga gokil-gokil dan responsif. Mereka semua ramah dan lucu serta enggak pelit bagi ilmu maupun informasi apapun. Ini karena hasil didikan para admin yang menciptakan suasana kondusif seperti itu. Kalo saya sebut Trio Blogger Hits: Haya Aliya Zaki, Ani Berta dan Shintaries, ya… mereka itulah admin di grup ini. Beneran hits nih blogger idola saya. Coba cari nama mereka di Google deh. Pasti langsung muncul saking hitsnya. 🙂

Keikutsertaan saya di grup tentunya karena grup tersebut bermanfaat dan saya juga bisa ikut memberi kontribusi yang baik. Wajar dong kalo kita ikut join suatu grup karena hal itu menguntungkan kita? Bukan hanya menguntungkan tapi juga karena penting bagi kita untuk berkomunitas. Mengapa penting? Karena kita harus tetap memperoleh ilmu yang informatif. Jaga kualitas diri agar tetap bermutu dan enggak ketinggalan zaman. Setuju? ^^

Nah, saat berada di grup, penting juga untuk tahu menempatkan diri di suatu komunitas. Berikut tujuh cara yang pas dalam berkomunitas terutama komunitas dunia maya:

  1. Perkenalkan diri, tunjukkan bakat, minat dan prestasi. Pastikan kita berada di komunitas dengan orang-orang yang memiliki passion yang sama dengan kita.
  2. Jalin network. Jalin hubungan yang baik dengan siapapun di komunitas tersebut. Anda tidak akan pernah tahu bagaimana bermanfaatnya kelak jaring pertemanan yang Anda tebar ini.
  3. Beri kontribusi apapun itu. Beri respon terhadap pertanyaan yang kita tahu jawabannya. Beri informasi bagi yang membutuhkan.
  4. Jaga sikap dan gaya bicara. Bahasa tulisan kerap kali diinterpretasikan berbeda tergantung sudut pandang. Jadi, jangan mudah baper, ya. ^^
  5. Hormati forum. Pahami etika saat berkomunikasi. Izin dan libatkan adminnya. Lontarkan humor sewajarnya bila perlu. Humor yang tepat takaran dan jelas sasaran tentunya dapat menghibur banyak orang. Dan itu menyenangkan.
  6. Ikut berpartisipasi terhadap program yang diselenggarakan. Jika Anda ada waktu luang dan cakap melakukannya maka libatkan diri Anda. Hanya Anda yang tahu kemampuan dan jadwal kosong Anda.
  7. Helpful. Jadilah sosok yang mudah mengulurkan tangan saat diminta bantuan. Memberi bantuan terhadap orang yang kebingungan dan memudahkan urusan mereka tentunya melegakan hati kita, bukan? Bukan mustahil bila kelak ada banyak orang lain yang juga tergerak untuk memudahkan urusan kita. Tapi, ya… lebih baik baik lakukan saja dengan ikhlas dan tanpa pamrih. Setuju? ^^

Saking pentingnya berkomunitas, hal-hal di atas perlu diperhatikan, lho. Itu juga jadi reminder buat saya sih. Hihihi…^^  Kalo menurut Anda, berkomunitas itu untuk apa sih?

 

Lots of love,

Frida Herlina

Advertisements

4 thoughts on “Tujuh Cara yang Pas dalam Berkomunitas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s