Brain, Beauty and Behavior

2016-07-16_22.56.46

Saya mengenal tokoh ini pertama kali di serial televisi. Setiap hari minggu pagi dia muncul di tv dan sanggup membuat saya menghentikan aktifitas untuk menonton aksinya. Tapi pernah juga sih dia absen muncul di tv entah karena apa. Dan hal itu sanggup mengecewakan saya.

Tahun 2014 saat saya hamil anak kedua, saya menjumpainya di toko buku. (Sebenarnya jauh sebelum saya hamil pun saya tahu dia memang selalu berserakan di toko buku.) Tepatnya ketika kehamilan saya menginjak trimester pertama hingga ketiga dan dalam masa cuti, saya punya banyak waktu luang untuk membaca. Salsa (13 tahun), anak sulung saya, sering mengingatkan saya untuk “bertandang” ke toko buku. Dia sedang tergila-gila dengan novel misteri Fantasteen dan selalu ingin menambah koleksi bukunya.

Ketika kami berada di toko buku, Salsa asyik memilih novel horor/misteri, saya juga asyik memilih novel yang hendak saya angkut pulang. Lalu tiba-tiba di sudut rak itu saya melihatnya. Iya, dia! Tokoh cerita di serial tv yang saya singgung di atas ada di rak sana. Tokoh cerita yang kini serialnya sudah jarang saya temui di tv ada di sana. Entah mengapa rasa rindu tiba-tiba bergelayut manja saat menatapnya. (Halah. Ini cerita tentang apaan sih?) 😡😱Tangan saya terulur meraihnya. Saya ambil satu copy yang segelnya sudah terbuka lalu membacanya. Ok, it’s fixed. I’m taking him home. KOMIK DETEKTIF CONAN!!! Jreng! Jreng! (Gubrak! Kirain novel apaan?)

_20160717_002430
Conan Edogawa http://www.funpop.com

Jangan bilang Anda enggak kenal Conan, ya? Karena itu tak mungkin. Bagi Anda yang suka mondar-mandir di toko buku pasti bersirobok pandang dengan Conan, tokoh ciptaan Aoyama Gosho ini. (Is it an Indonesian word “bersirobok”?) Biasanya sih raknya campur dengan Doraemon, Naruto maupun Kobochan dll. Juga bagi Anda yang pernah nongkrongin channel Indosiar di pagi hari pasti pernah ketemu Conan deh. Ya, kan? Hayo ngaku! *sambil tarik kerah baju pembaca* (Idih, galak amat, yak?)

Siapakah Conan?

Perkenalkan, detektif cilik yang ngetop di jagad komik Jepang: Conan Edogawa. Wah, kecil-kecil udah jadi detektif nih? Eits, jangan salah. Karena kalo salah satu nilainya sembilan. Aslinya, Conan itu seorang remaja SMA yang juga berprofesi sebagai detektif. Dia sering dilibatkan pihak kepolisian dalam berbagai kasus besar dan punya andil yang cukup dominan di jajaran kepolisian. Padahal dia bukan polisi lho. Satu lagi, nama aslinya Shinichi Kudo. Kudoakan kau bahagia di sisiNya. Hush! Enggak lah, ya. Nama keluarganya yaa… Kudo. Enggak perlu dipanjangin jadi Kudoakan blah-blah-blah gitu lah. ^^

_20160717_002242
Shinichi Kudo http://www.magickaito.wikia.com

Nah, kenapa Shinichi Kudo yang berusia remaja SMA bisa jadi detektif cilik? Apakah karena dia enggak suka minum susu sehingga pertumbuhannya terhambat? Bukaaaannn. Panjang tuh ceritanya, mending baca sendiri aja komiknya, ya. πŸ˜› Jadi gini, suatu hari Shinichi yang sedang kencan dengan Ran ditangkap oleh dua orang anggota Organisasi Hitam (Shinichi aja yang ditangkap sih) akibat dia tanpa sengaja menyaksikan transaksi yang mereka lakukan . Lalu diracunlah dia. Alih-alih tewas diracun, tubuh Shinichi menyusut menjadi seperti tubuh anak SD kelas 1. Enggak ada yang tahu hal ini selain Prof. Agasa, sahabat sekaligus ilmuwan yang mensuplai peralatan detektif Shinichi. Bahkan Ran, kekasihnya, juga enggak tahu kalo Shinichi itu Conan. Padahal mereka (akhirnya) tinggal serumah lho. Siapa? Yaa… Conan dan Ran itu tinggal serumah sama bapaknya Ran juga. Ih, jadi gemes deh eike kalo yey kagak ngarti-ngarti, ah.

Nah, bapaknya Ran, detektif Kogoro Mouri, itu detektif gokil yang dijuluki detektif tidur karena saat menganalisis kasus dia lakukan sambil tidur. (Kita aja baru cuma mimpi yang bisa dilakukan sambil tidur, yak.) Eh tapi, sebenarnya yang melakukan analisis itu Conan lho. Dia bisa merubah suara dengan dasi kupu-kupu di lehernya yang sudah dilengkapi gadget perubah suara. Nah, gadget itu buatan Prof. Agasa. Keren, kan?

Lebih keren lagi, Conan alias Shinichi itu cerdas luar biasa. Kemampuannya menganalisis kasus hingga pemecahan solusi dan pengambilan kesimpulan sungguh mempesona. Bahkan banyak polisi maupun detektif yang enggak berpikir dengan cara dia berpikir. Hmm, enggak kepikiran mungkin. Atau males aja, yak? πŸ˜›

Dalam salah satu kasus bertajuk Memecahkan Sandi Peti Harta Profesor, Conan dihadapkan dengan simbol-simbol yang harus dia pecahkan. Pyaar! Pecah aja enggak cukup. πŸ˜€ Dan dia bisa lho setelah melewati perenungan yang enggak begitu lama. Padahal teman-temannya aja bingung itu simbol sandi apaan. FYI, Conan punya satu geng teman dekat yang menamakan dirinya Detektif Cilik. Tapi kerjaan mereka sering ngerecokin polisi sih. Hihihiiii…

Shinichi itu anak tunggal. Ayahnya seorang novelis cerita detektif terkenal dunia. Ibunya mantan artis gitu deh seingat saya. Cantik dan piawai melakukan penyamaran. Hubungan mereka harmonis. Shinichi anak baik dan protektif banget terhadap Ran. Dia juga tipe remaja yang santun meski kadang gokil juga kalo ketemu sahabatnya yang juga detektif di kota lain. Eh, hampir lupa. Shinichi juga good looking, lho! (Duilee, kan cuma tokoh komik kartun ini.) Iya, beneran. Ibunya yang berparas cantik dan ayahnya yang berwajah tegas kharismatik menurun juga ke paras Shinichi.

Jadi, Shinichi itu…

Iya, Shinichi itu paket komplit. Meski dia hanya tokoh komik kartun, dia “mengajarkan” saya bahwa: cakep sih boleh tapi otak harus tetap encer dan berperilaku baik. Ibarat Shinichi edisi syariah tuh dia adalah anak yang berakhlak karimah. ^^

Remember brain, beauty and behavior!

Lots of love,

Frida Herlina

Advertisements

3 thoughts on “Brain, Beauty and Behavior

  1. Tapi saya emang tidak kenal atau tidak tahu Conan kok Mbak
    saya mgkn memang kurang apdet dan ndeso, tapi saya tahunya ya cuma unyil, dan sekarang paling upin ipin sama keluarga somat, hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s